Tri Rismaharini: Dari Kabinet hingga Medan Bencana, Kiprah Terkini yang Masih Jadi Sorotan

Tri Rismaharini: Dari Kabinet hingga Medan Bencana, Kiprah Terkini yang Masih Jadi Sorotan

JAKARTA — Tri Rismaharini, mantan Menteri Sosial (Mensos) dan Wali Kota Surabaya dua periode, terus menunjukkan kiprahnya di kancah nasional, khususnya melalui partainya, PDI Perjuangan (PDIP). Meskipun telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Mensos pada September 2024, Risma tetap menjadi sosok yang diperhitungkan, baik dalam konteks politik daerah maupun penanggulangan bencana.

Berita Terkini & Kiprah Pilihan (2025-2026)

1. Peran Baru di PDIP: Fokus Penanggulangan Bencana

Pada Agustus 2025, Risma resmi dilantik sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDIP periode 2025-2030 Peran ini langsung dijalankannya dengan aktif. Ia kerap memimpin rapat koordinasi dan mengingatkan potensi bencana di berbagai daerah, seperti potensi tsunami di Jawa Timur Pada Desember 2025, Risma bahkan sempat mengungkapkan kekeriannya saat melihat peta rawan bencana Indonesia yang dikeluarkan BMKG, karena hampir seluruh wilayah berpotensi

2. Aktivitas Kemanusiaan dan Apresiasi terhadap Relawan

Risma masih sangat dikenang dan terlibat dalam isu kemanusiaan. Pada Desember 2025, ia memberikan apresiasi khusus kepada sopir ambulans yang bekerja tanpa libur dan pamrih saat bencana, menekankan bahwa mereka adalah pahlawan di lapangan

Pernyataan ini ia sampaikan dalam kapasitasnya sebagai pengurus BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) PDIP.

3. Sengketa Pilgub Jawa Timur 2024: Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Salah satu peristiwa politik besar yang melibatkan Risma adalah pencalonannya sebagai Calon Gubernur Jawa Timur berpasangan dengan Gus Hans (Saifullah Yusuf) pada Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) 2024. Meskipun kalah dari pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, Risma-Gus Hans mengajukan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHP) ke Mahkamah Konstitusi (MK) 

Namun, pada Februari 2025, MK menyatakan tidak menerima gugatan tersebut 

Dalam pemungutan suara pada November 2024, Risma sendiri berhasil menang mutlak di TPS tempatnya mencoblos di Surabaya 

4. Warisan Kebijakan: Dari Banjir Surabaya hingga Lumbung Sosial

Kebijakan-kebijakan Risma, terutama saat menjadi Wali Kota dan Mensos, masih sering menjadi perbandingan dan sorotan. Pada Januari 2026, banjir yang melanda Surabaya membuat warga membandingkan penanganan antara era Risma dan Wali Kota Eri Cahyadi, dengan banyak yang mengaku "kangen" dengan kepemimpinan Risma 

Saat menjabat sebagai Mensos, Risma dikenal dengan kebijakannya yang menghapus bantuan bentuk natura dan menggantinya dengan bantuan tunai untuk memastikan kebutuhan penerima bantuan terpenuhi 

Ia juga sempat berencana dan mempersiapkan Lumbung Sosial di berbagai daerah rawan bencana, seperti di Jayapura, untuk mempercepat penanganan darurat 

5. Peristiwa Lain yang Menjadi Sorotan

Mobil Mewah di Kemensos: Pada Desember 2024, terungkap bahwa ada sebuah mobil Rolls-Royce tak bertuan yang pernah dilelang di era kepemimpinan Risma di Kemensos 

Pernyataan Kontroversial: Pada Desember 2025, dalam sebuah acara, Risma yang juga politisi PDIP, mengingatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara dengan mengatakan "Kita enggak tahu besok mati, lusa mati" 

Pernyataan ini menjadi viral dan menuai berbagai reaksi.

Tri Rismaharini tetap menjadi figur publik yang dinamis dan berpengaruh. Kiprahnya kini bergeser dari pemerintahan eksekutif ke peran strategis di tubuh partai, khususnya dalam mengkoordinasikan penanggulangan bencana yang sangat relevan dengan kondisi geografis Indonesia. Warisan kebijakannya, baik sebagai Wali Kota Surabaya yang identik dengan anti-banjir maupun sebagai Mensos yang fokus pada perlindungan sosial, masih menjadi bahan perbandingan publik. Dengan peran barunya di PDIP dan ketajaman analisisnya terhadap isu-isu kemanusiaan, Risma diperkirakan akan terus menjadi suara penting dalam diskursus kebijakan publik dan politik di Tanah Air.

Olahraga

Satu Hari Penuh Drama Olahraga: Dari Aksi Heroik Arsenal, Gagalnya Indonesia di Basket 3x3, hingga L

Satu Hari Penuh Drama Olahraga: Dari Aksi Heroik Arsenal, Gagalnya Indonesia di Basket 3x3, hingga L

Jakarta, [25-04-2026] – Dunia olahraga Indonesia dan global menyajikan roller coaster emosi yang tiada henti dalam 24 jam terakhir. Dimulai

Advertisement